Kenapa Design Decision Perlu Didokumentasikan?

Aug 6, 2025

an image of the title and illustration of people discussing the design decision log.
an image of the title and illustration of people discussing the design decision log.

Sebagai desainer produk digital, kamu pasti pernah ngalamin ini:

“Lho, kenapa tombol CTA-nya dipindah ke bawah ya?”
“Dulu kita pakai icon itu karena apa, ya?”
“Waktu itu sempat diskusi ini kan? Tapi kayaknya kita lupa hasil akhirnya…”

Situasi seperti ini umum terjadi dalam tim desain, terutama di proyek yang kompleks, berjalan lama, atau melibatkan banyak pihak. Sayangnya, tanpa dokumentasi yang jelas, keputusan-keputusan penting bisa dengan mudah hilang begitu saja.

Padahal, desain bukan cuma soal visual — tapi juga tentang keputusan strategis yang didasari riset, eksperimen, dan pertimbangan lintas fungsi.

Apa Itu Design Decision Documentation?

Design Decision Documentation (atau sering disingkat jadi DDL) adalah proses mencatat keputusan desain yang dibuat sepanjang proyek. Bukan cuma hasil akhirnya, tapi juga kenapa keputusan itu diambil, apa saja alternatifnya, kapan diputuskan, dan siapa yang terlibat.

Kenapa Harus Didokumentasikan?

Berikut beberapa alasan pentingnya mendokumentasikan design decision:

1. Mencegah Diskusi Berulang

Tim gak perlu lagi membahas hal yang sama di meeting berikutnya. Semua bisa langsung cek log keputusan sebelumnya.

2. Menyimpan Konteks

Desain bukan hasil instan. Ada banyak pertimbangan di baliknya. DDL menjaga konteks ini tetap utuh dan mudah diakses.

3. Memudahkan Onboarding

Anggota tim baru bisa langsung memahami sejarah desain tanpa harus tanya satu-satu atau menerka-nerka.

4. Meningkatkan Kolaborasi

Developer, PM, bahkan stakeholder pun bisa memahami alasan desain, bukan hanya menerima hasil visualnya.

Apa Saja yang Perlu Dicatat?

Kamu gak perlu bikin dokumen super panjang. Cukup tuliskan poin-poin penting seperti:

  • Masalah yang sedang dipecahkan

  • Alternatif solusi yang sempat dipertimbangkan

  • Alasan memilih solusi akhir

  • Tanggal keputusan dibuat

  • Siapa yang memutuskan

Contohnya:



Tools yang Bisa Digunakan

Gak perlu tools mahal atau ribet. Cukup gunakan tools yang tim kamu sudah familiar seperti:

  • Notion

  • Google Docs

  • Confluence

Yang penting: mudah dicari, bisa diakses oleh semua pihak, dan tersimpan secara konsisten.

Dampaknya ke Bisnis

Mendokumentasikan keputusan desain juga berdampak positif buat bisnis:

✅ Proses lebih cepat
✅ Desain lebih konsisten
✅ Komunikasi antar tim lebih mulus
✅ Stakeholder lebih percaya karena semua keputusan punya alasan jelas

Mendokumentasikan design decision bukan cuma “tugas tambahan” — tapi bagian penting dari desain profesional.
Kalau kita bisa menjelaskan kenapa sesuatu dibuat, berarti kita beneran paham apa yang kita kerjakan.

Yuk mulai dokumentasiin keputusan desain kamu hari ini.
Biar tim kamu (dan kamu di masa depan) lebih hemat energi & makin produktif.

📩 Ingin bantu tim kamu menyusun sistem dokumentasi desain atau butuh tim desain strategis yang siap bantu dari hulu ke hilir?
Hubungi kami di UX Orbit Design